Home / Artikel / ‘Saya pukul sebab nak mengajar isteri, salahkah?’

‘Saya pukul sebab nak mengajar isteri, salahkah?’

Menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah rumahtangga, bukanlah pilihan yang terbaik. Sebaliknya ia satu tindakan yang bisa menyebabkan diri dikenakan tindakan hukum. Namun ada segelintir pria bergelar suami hilang sabar dan naik tangan pada istri. Jika itu terjadi, apa yang harus Anda lakukan?

Menurut Puan Fadhlina, buat laporan polisi. Itu saja? Baca langkah berikutnya.

SAYA menjadi bengong seketika bila mendengar pria ini menjawab ketika ditanya oleh petugas penyidik, mengapa dia memukul dan menerjang istrinya.

"Saya mengajar istri saya, salahkah?"

Saudara, dalam 7 hari, 5 hari adalah hari yang penuh kehibaan bagi saya. Lima hari ini saya mendengar, membimbing dan menasehati wanita-wanita yang dipukul dan dibelasah. Ada yang hidup tapi jiwanya rapuh. Ada yang nyawa-nyawa ikan tetapi bangkit berjuang. Ada yang diam, diam, sunyi sepi. Entah hidup atau mati.

Saya ingin pesan pengaturan berikut. Simpan, hafal dan didik wanita lain untuk bangkit dan melawan kezaliman ini.

1. Apabila terjadi kekerasan rumah tangga, pastikan Anda membuat laporan polisi. Minta petugas penyidik ​​terus membuka file penyelidikan. Terus mohon Perintah Perlindungan Sementara. Jangan sesekali tarik balik keluhan!

2. Seharusnya setiap kantor polisi memiliki petugas khusus yang menangani kasus kekerasan rumah tangga. Pastikan kaki pukul ini dibawa ke pengadilan.

3. Laporan medis di rumah sakit pemerintah. Pastikan Anda mendapat laporan medis penuh.

4. Keluar dari rumah kelamin dan cari tempat perlindungan sementara dan failkan kasus yang sesuai. Jika Fasakh atau takliq, semua laporan tersebut sangat penting jika Anda tidak ada saksi.

5. Keganasan rumahtangga adalah siklus yang kejam. Ada anak-anak yang sedang mengamati dan akan mengulang perilaku yang sama. Jangan sampai anak menjawab, "Bapa pukul ibu karena ingin mengajar ibu, salahkah?"

Tuhan, ampuni kami.

Artikel Yang Mungkin Anda Minati

jual beli kereta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *