Home / Artikel-Teknologi / Kerajaan Akan Mengkaji Semula Penggunaan Peranti Di Sekolah

Kerajaan Akan Mengkaji Semula Penggunaan Peranti Di Sekolah

Tantangan guru abad ke-21 adalah menggunakan teknologi untuk mencegah siswa tertinggal di belakang. Pada saat yang sama pemerintah harus memastikan bahwa dalam mengejar teknik pembelajaran terbaru, siswa pedesaan tidak putus sekolah seperti siswa di kota-kota besar. Kementerian Pendidikan Malaysia saat ini sedang meninjau penggunaan perangkat elektronik dalam proses pengajaran dan pembelajaran (PDP) di sekolah-sekolah nasional.

Menteri Pendidikan Dr Maszlee Malik telah dikutip mengatakan mempelajari penggunaan perangkat di sekolah ditinjau untuk memastikan manfaat bagi siswa daripada vendor perangkat dan kontraktor yang menghasilkan perangkat lunak seperti yang mereka miliki di administrasi sebelumnya.

Pada saat yang sama, faktor keamanan data siswa dan ketersediaan infrastruktur teknologi juga akan diperhitungkan dalam proses peninjauan ini. Hal ini diketahui hanya beberapa minggu yang lalu Sekolah Pemeriksaan Ujian (SAPS) portal ditutup setelah kebocoran informasi terjadi. Penyedia internet di sekolah ditemukan telah gagal memberikan kecepatan Internet yang dijanjikan di beberapa laporan audit negara sebelumnya.

Pada bulan April tahun lalu. Departemen Pendidikan telah mempertimbangkan mengizinkan pengguna perangkat pintar di kelas. Penggunaan dibatasi sebagai bantuan pengajaran di kelas saja. Perangkat pintar ini akan mencakup perangkat seperti laptop, tablet dan bahkan handset.

Apa itu pembaca Amanz tentang orang tua dengan anak-anak di sekolah atau dari guru? Apakah penggunaan perangkat di kelas yang tepat?

facebook LIKE UTK TERIMA UPDATE TERKINI & KLIK [X] UTK TUTUP--> Button Close

Like kami di facebook untuk menerima update terkini terus ke wall facebook anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

kerja kosong malaysia