Home / Artikel / Hargai Ibu Ayah Kita Selagi Ada, Perkongsian Menyentuh Hati Ustaz Ebit Lew Buat Anak Kecil Menangis, Hebat!

Hargai Ibu Ayah Kita Selagi Ada, Perkongsian Menyentuh Hati Ustaz Ebit Lew Buat Anak Kecil Menangis, Hebat!

Anak-anak kecil kami yang masih bersekolah tidak mudah sobek air mata ketika kami menceritakan kisah sedih. Mungkin mereka masih belum mengerti.

Tapi berbagi cerita tentang Ustaz Ebit Lew tentang ibunya yang telah pergi dan pendekatan dan ketulusan yang dia tunjukkan membuat anak-anak di Sekolah Kebangsaan Taman Jana, Perak menangis dengan suara keras . Benar-benar menyentuh hati. Kami adalah orang dewasa yang mendengarnya.


“Cintai ayah dan cintai mereka. Jangan pernah menyakiti dan membuat air mata mereka mengalir sedih karena kesalahan kita. Ustaz Ebit Lew berkata melalui program Prokids yang dia lakukan di sekolah.

Kita harus bersyukur atas berkah dari Islam. Adik laki-laki adik laki-lakiku .. kita harus belajar syukuri menyukai Islam, menghargai Islam. Tuhan mengasihi kita untuk memberinya ayah yang baik.

Aku mencintai ibuku, tetapi ibuku hilang, telah meninggal. Saya memiliki kesempatan untuk melihatnya lagi karena ibu saya meninggal dengan Islam. Dia meninggal di belakang doanya di akhir hayatnya.

Saya tua, sebelum dia meninggal sakit. Ketika saya berusia 15 tahun, kami semua keras, ayah saya bangkrut, ibu saya bekerja di toko makanan. Tengah malam baru membawa kembali nasi nasi goreng. Pada tengah malam semua lapar, nasi goreng saya terus menangis karena tidak ada makanan untuk dimakan di rumah.

Sejak itu saya mengatakan saya tidak akan menyulitkan ayah saya lagi. Dari usia 15 hingga sekarang saya belum pernah mendapatkan uang untuk saya.
Saya berdoa kepada Tuhan, saya ingin makan seperti teman-teman saya.

Ketika saya bekerja, gaji pertama saya adalah 700, semua gajiku untuk ibuku. Ada lagi yang saya makan, tidak saya tidak makan. Setiap hari saya menulis surat kepada ayah saya. Jangan khawatir jika kita mengatakan kita memiliki Tuhan. Saya mengatakan itu tidak baik-baik saja.

Tiga tahun yang lalu keberuntungan saya mengalir keluar, saya pergi ke pedalaman. Saya melihat orang-orang nyata dari gusi, saya bertekad untuk memilikinya. Suatu hari kakak saya menelepon ibu saya sakit.

Saya tidak pernah berpikir saya akan sakit. Saya membatalkan pembicaraan sebulan lebih banyak untuk menjaga ibu-ibu saya tetapi ibu saya mengatakan saya anak durhaka ketika saya membatalkan khotbah saya di sana. Saya menangis ketika ibu saya tidak kembali.

Cinta yang paling tulus adalah cinta ayah pada anak-anak mereka. Setiap kali telepon saya memanggil saya untuk melakukan panggilan telepon di telepon karena saya ingin mencium, cukup letakkan tangan di telepon sehingga saya bisa mencium. Aku rindu untuk mencium tangannya.

Tapi suatu hari berbicara, ada orang-orang di rumah sakit yang sekarang berada di rumah sakit. Saya pergi ke rumah sakit ketika saya ingin mencium ibu saya. Saya berbohong, penuh dengan kawat penuh di wajah. Saya berdoa agar ibu saya memperpanjang usia itu.

Setelah itu saya berdoa ibuku pergi. Saya mandi. Saat saya mengambil khotbah saudari saya biarkan saya memberi tahu ibuku tersenyum. Saya bukan pengkhotbah bukan pengkhotbah, bukan orang terkenal tetapi ketika dia meninggal ibu saya tersenyum. Aku kembali ke senyum ibuku.

Tidak pernah salahku bagiku untuk berkhotbah tapi ibuku. Saya mendapatkan apa yang saya dapatkan untuk ibuku. Aku kembali, aku mengambil bajuku. Baju itu sampai sekarang aku menyimpannya. Aku merindukan ibuku.

Siapa yang punya keluarga tolong hormati ayahmu. Anda akan tahu berapa biaya ketika ayah Anda berteriak, tubuh ada di depan Anda, Anda akan mengingat semuanya. Saya yakin bahwa anak-anak yang baik adalah anak-anak yang mencintai ayah mereka.

Harap hormati ayah ayahmu.

Uztaz Ebit Lew

Beri Komentar

facebook LIKE UTK TERIMA UPDATE TERKINI & KLIK [X] UTK TUTUP--> Button Close

Like kami di facebook untuk menerima update terkini terus ke wall facebook anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

kerja kosong malaysia