Home / Artikel / 6 Perkara Ibu Ayah Wajib Tahu Bila Bawa Anak Beraya Rumah Saudara, Ahli Terapi Kanak-Kanak Ini Kongsikan Tipnya, Take Note Ya!

6 Perkara Ibu Ayah Wajib Tahu Bila Bawa Anak Beraya Rumah Saudara, Ahli Terapi Kanak-Kanak Ini Kongsikan Tipnya, Take Note Ya!

Membawa seorang anak berkunjung ke rumah Anda selama musim perayaan ini pasti merupakan kewajiban. Dapat dikatakan bahwa hari kita akan berada di jalan menuju proses kunjungan ini.

Sesuatu yang perlu kita pikirkan adalah anak-anak kita. Jagalah suasana hati mereka antara apa yang harus kita ketahui untuk memastikan kunjungan jalan raya kita lancar. Bahkan lebih senang selama kunjungan.

Tapi bukan hanya suasana hati, ada enam hal lagi yang ayah ibu perlu tahu. Baca berbagi terapis anak, Liyana Raya yang cukup bermanfaat bagi kita semua.


Katakan pada anak-anak untuk tidak mengharapkan harapan ketika mengunjungi sanak saudara dan teman-teman pada Hari Raya Idul Fitri.

Sebelum memulai pindah untuk mengunjungi kerabat dan teman-teman di Lebaran, kita harus berbicara tentang apa harapan perilaku untuk anak-anak ketika di rumah.

perilaku yang kita harapkan seharusnya diberitahu dalam bentuk positif dan jika kita dapat menghindari penggunaan kata 'jangan terlalu banyak'.

  1. Selalu perbarui anak-anak kita ke rumah mana. Di rumah 'orang-orang', spesifikilah kata 'bertingkah laku'. Sebagai contoh, waktu masuk orang itu adalah SALAM.
  2. Hanya sebuah gambar ornamental.

2. Salam, duduk dengan ayahmu jika ayahmu duduk. Jika anak masih muda dan menemukan anak untuk bergerak, mulailah langkah segera dengan segera mengeluarkan si anak dan si ibu akan mengurus anak itu. Kami khawatir bahwa kemungkinan anak itu akan mengganggu peralatan di rumah orang yang akhirnya bisa merebut atmosfer festival itu sendiri.

3. Pesan untuk seorang anak, jika Anda menginginkan sesuatu … .. katakan. Hatta ingin meminjam bahkan mainan tuan rumah. Di sini ayah ayah memainkan peran yang sangat besar. Mulai langkah-langkah dengan meminta izin kepada anak tuan rumah.

Jika tuan rumah tidak mau, beri tahu anak kami untuk melihat di mana tuan rumah bermain berada. Pujilah anak tuan rumah tentang bagaimana dia bermain. Puji dan puji. Anak tuan rumah … lebih memuji dia suka berbagi. Minta untuk berbagi dengan anak-anak kita cara bermain anak tuan rumah utama.

4. Kita perlu melayani anak-anak kita di rumah bahkan di Lebaran karena mereka akan tertarik pada perhatian ibu dan ayah mereka .. maka ada perilaku 'tak terduga' yang harus dilakukan sendiri. Paling khawatir, perilaku 'tak terduga' ini merusak properti tuan rumah.

5. Jika anak itu anak kecil, siapkan permainan yang bisa ditempati oleh anak. Untuk anak-anak besar, mereka dapat memberi mereka tugas sederhana seperti mengangkat nampan dari dapur atau ke dapur, membantu mengemas sedikit untuk membantu mereka mengisi waktu mereka juga.

6. Katakan pada anak-anak untuk tidak meminta duit raya atau bantah uang yang diberikan oleh tuan rumah di depan tuannya sendiri. Selalu ingatkan bahwa duit raya hanyalah sebuah hadiah. Ada banyak orang, ada sedikit orang.

Terima kasih dan salam dan simpan saja amplop di tas. Nanti sampai rumah baru terbuka. Ibu ayah saya memainkan peran penting untuk memberitahu kita kembali ke rumah melihat 'kejutan' duit raya … .. dan pulang, membuat intonasi 'kejutan' duit raya mcm story 'kejutan telur' di youtube tu …….

Semoga kali ini menjadi contoh terbaik bagi Anda untuk memberi anak-anak Anda perilaku positif ketika di rumah.

Kredit: Liyana Raya

Beri Komentar

facebook LIKE UTK TERIMA UPDATE TERKINI & KLIK [X] UTK TUTUP--> Button Close

Like kami di facebook untuk menerima update terkini terus ke wall facebook anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.